4 Asas Pemungutan Pajak Menurut Adam Smith

4 Asas Pemungutan Pajak Menurut Adam Smith

4 Asas Pemungutan Pajak Menurut Adam Smith

Pemungutan pajak hendaknya mengutamakan terciptanya kondisi yang adil dan tidak memberatkan wajib pajak, Untuk menuju terciptanya keadilan dan tidak membebani rakyat maka dalam pemungutan pajak harus memperhatikan beberapa asas atau prinsip dalam pemungutan pajak sebagaimana yang telah dipaparkan oleh bapak ekonomi yaitu Adam Smith, yang kemudian dikenal dengan istilah Smith’s Canon. Adapun istilah smith’s Canon terdiri dari 4 asas atau prinsip, selengkapnya tentang smith’s Canon adalah sebagai berikut:

Prinsip atau asas Kepastian (Certainly)

Prinsip certainly, menyatakan bahwa Pemungutan pajak harus jelas dan pasti, sehingga wajib dapat mengerti, selain itu dapat memberi kemudahan dalam proses perhitungan dan administrasi.

Prinsip atau asas Keadilan/Kesamaan (Equity)

Prinsip Equity, menyatakan bahwa Pemungutan pajak harus dilakukan dengan adil dan sesuai dengan kemampuan setiap wajib pajak.

Prinsip atau Asas Ekonomi (Economy)

Prinsip Economy, menyatakan bahwa Pemungutan pajak wajib memenuhi syarat ekonomi, maksudnya adalah bahwa hasil pajak dapat untuk memenuhi kebutuhan negara dan pemungutan pajak tidak menghambat kemajuan ekonomi.

Prinsip atau asas Kelayakan (Convenience)

Prinsip Convenience, menyatakan bahwa Pemungutan pajak tidak boleh memberatkan para wajib pajak, sehingga wajib pajak dapat merasa senang dan tidak terbebani dalam membayar pajak.


Sumber:

https://www.sekolahbahasainggris.co.id/