8 Tokoh Penemu yang Menyesali Temuannya

8 Tokoh Penemu yang Menyesali Temuannya

8 Tokoh Penemu yang Menyesali Temuannya

8 Tokoh Penemu yang Menyesali Temuannya

Setelah Sebelumnya admin memposting tentang 50 TOKOH DUNIA DAN TEMUANNYA juga 10 Tokoh penemu yang Tewas Akibat temuannnya,apa salahnya jika admin juga memposting tentang Tokoh Penemu Yang Menyesali Temuannya,Menarik Bukan ? Makanya terus lanjutkan search anda di blog ini agar Ilmu anda terus bertambah…bah…bah…bah…selamat menyimak !

1.Alfred Bernhard Nobel (Dinamit)

Ia adalah ilmuwan terkenal, pengusaha sukses, dan pendiri penghargaan Nobel (Nobel Prize). Dinamit ditemukan olehnya saat tanpa sengaja melihat nitro gliserin cair yang menetes ke tanah yang berkapur. Perpaduan nitro gliserin dengan tanah berkapur itu membentuk dinamit yang cukup aman. Ia pun memproduksi dinamit dan menjadi kaya raya. Nobel menjadikan temuannya sebagai powdery mixture dynamite (campuran serbuk dinamit). Dinamit dipatenkan pada tahun 1867. Dinamit ini sangat dibutuhkan di perusahaan pertambangan, konstruksi, dan militer. Dinamit dipilih karena cenderung lebih aman daripada bahan peledak lain di masa itu. Sementara, militer banyak memakai dinamit karena sifat ledakannya dahsyat dan bisa dikontrol. Nobel lalu membangun pabrik dinamit di berbagai belahan dunia yang membuatnya semakin kaya dan terkenal. Namun, karena dinamit banyak digunakan sebagai senjata dalam peperangan yang mengakibatkan jatuhnya banyak korban, Nobel pun menyesal. Akhirnya, dalam wasiatnya ia menyebutkan agar sebagian hartanya disumbangkan untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan perdamaian. Nobel sebenarnya sangat cinta damai dan membenci perang, ia sebenarnya menginginkan dinamit dipakai untuk pembangunan.

2.Mikhail Kalashnikov (AK 47)

Mikhail Kalashnikov sangat menyesalkan saat menemukan bahwa senjata otomatis AK 47 banyak digunakan untuk tujuan kriminal. Sebelum meninggal pada usia 94 tahun, di tahun 2013, ia menulis kepada perwakilan Gereja Ortodoks Rusia untuk mengungkapkan penyesalan atas banyaknya kematian yang disebabkan penemuannya itu. Senapan mesin AKA 47 ini merupakan senjata paling populer di dunia. Lebih dari 100 juta senapan AK 47 terjual di seluruh dunia.

3.David Nichols (LSD)

David Nichols adalah ahli kimia asal Amerika yang mempelajari ilmu meracik bahan kimia selama 40 tahun. Ia menemukan racikan bahan kimia yang bisa menjelaskan bagaimana otak bekerja. Racikan kimia ini mirip ekstasi dan asam lisergat dietilamida (LSD). Ia berharap temuannya ini bisa bermanfaat untuk mengobati depresi dan penyakit Parkinson seperti dimuat pada jurnal ilmiah yang ia terbitkan. Akan tetapi, ia menyesal saat mengetahui racikannya itu dibajak menjadi obat-obatan ilegal. Obat-obatan itu dijual dan beredar di jalanan. Bahkan menyebabkan overdosis yang mengancam jiwa manusia. Nichols tidak menyangka bahwa temuannya akan menjadi bencana seperti ini. Sekarang, saat ia bekerja di laboratorium dengan molekul-molekul kimia, yang terlintas di pikirannya adalah apakah penemuannya akan menyebabkan masalah, kalau jawabannya ya, ia akan segera menghentikan penelitiannya. Wall Street Journal mengabarkan bahwa hasil penelitian Nichols jadi favorit para peracik obat ilegal di Eropa. Mengetahui hal ini, Nichols sangat terkejut dan menyesal.

4.James Prescott Joule (Hukum Kekekalan Energi)

Pasti pada tahu kan, ilmuwan yang namanya menjadi satuan energi Joule ini? Akrab banget saat di sekolah ngedenger satuan Joule. Ia menemukan hukum kekekalan energi bersama 2 orang ahli fisika dari Jerman, yaitu Hermann von Helmholtz dan Julius Von Mayer. Masih ingat bunyi hukum kekekalan energi? “Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, energi hanya dapat berubah bentuk menjadi energi listrik, mekanik, atau kalor”. Berkat penemuan-penemuannya, Joule menerima Medali Emas Copley, menjadi anggota Royal Society-sebuah Lembaga Ilmu Pengetahuan Inggris yang pernah dipimpin Newton selama 25 tahun. Selain itu, Joule juga menjadi Presiden Asosiasi Kemajuan Ilmu Pengetahuan di Inggris. Meskipun begitu, kehidupan Joule sangat sederhana. Tidak seperti ayahnya yang kaya raya, Joule hidup miskin dan menghabiskan masa tuanya dalam penyesalan dan kekecewaan karena banyak penemuan ilmiahnya digunakan untuk berperang.

5.John Sylvan (K-Cups)

John Sylvan penemu K-Cups menyatakan penyesalannya telah menemukan cup sekali pakai karena dampaknya yang buruk bagi lingkungan. Meskipun Sylvan telah membuat penemuan lain yaitu K-Cups yang bisa didaur ulang, bisa dikatakan sudah terlambat, karena K-Cups sekali pakai sudah sangat dekat dengan kehidupan warga Amerika dan bisa ditemukan hampir di setiap dapur mereka. Sekarang, John Sylvan dengan perusahaannya yang bernama Zonbak, menggeluti bisnis panel surya, salah satunya untuk mengurangi dampak buruk lingkungan yang disebabkan oleh K-Cups sekali pakai.

6.Arthur Galston (Agent Orange)

Arthur Galston menemukan Agent Orange saat sedang mencari hormon yang bisa membantu pertumbuhan tanaman. Sayangnya, penemuannya itu tidak berhasil dan pihak US Army malah menggunakannya sebagai senjata kimia untuk menghancurkan tanaman musuh di Vietnam. Agent Orange juga menyebabkan ratusan ribu anak-anak di Vietnam mengalami cacat lahir. Galston mengungkapkan penyesalannya pada penggunaan Agent Orange di Vietnam. Ia mengatakan bahwa sebenarnya penemuan dalam ilmu pengetahuan tidak menjamin dapat bermanfaat untuk umat manusia. Akan tetapi, penemuan tersebut secara moral tidak memihak pihak mana pun dan bisa membangun atau malah merusak, itu bukan kesalahan ilmu pengetahuan.

7.Dong Nguyen (Flappy Bird)

Dong Nguyen seorang pengembang, meluncurkan permainan side-scrolling sederhana pada Mei 2013. Tahu kan, game yang meledak di awal 2014 bernama Flappy Bird dan menjadi free game yang paling banyak didownload di iOS App Store. Akan tetapi, setelah hampir didownload sebanyak 50 juta, Nguyen menarik permainan ini pada Februari 2014 karena menemukan pengguna game yang kecanduan dan berlebihan dalam memainkannya. Ia mengungkapkan keprihatinannya itu pada akun twitternya.

8.Kamran Loghman (Pepper Spray)

Kamran Loghman mengembangkan senjata semprotan merica untuk FBI pada tahun 1980-an. Akan tetapi, ia menyesal saat mengetahui bahwa semprotan merica itu dijadikan senjata oleh penegak hukum untuk menyerang aksi damai dari demonstran di New York dan Seattle. Saat pertama kali mengetahui hal tersebut, yang ia pikirkan adalah andaikan anak-anaknya yang berada di sana punya pendapat tertentu dan malah diserang dengan senjata kimia. Loghman merasa bertanggungjawab untuk menjelaskan bahwa semprotan merica tersebut dikembangkan bukan untuk hal itu. (https://portal.iro.unsoed.ac.id/manajemen/lembaga-agama-contoh-fungsi-dan-jenisnya/)