Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Emas

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Emas – Emas merupakan barang mewah yang punya harga yang mahal. Jika anda bermaksud belanja emas lewat rekan atua kenalan anda. Tentunya anda memerlukan surat perjanjian menjual membeli seperti contoh berikut.

KONTRAK PERJANJIAN JUAL BELI LOGAM MULIA/EMAS

NO :782/MKS/29/2018

Perjanjian Jual Beli Logam Mulia ini sudah dimengerti, disepakati dan sah ditandatangani terhadap hari, Kamis tanggal Empat bulan Oktober, th. DUA RIBU DELAPAN BELAS (2018) di Makassar, antara;

Nama Perusahaan           :               PT. Maju Bersama

Nama    :               Ilham Hidayat

Pekerjaan           :               Karyawan Swasta

No. KTP                :               732227272843870001

No Rekening      :               9459573483759437954

Alamat  :               Jl. AHmad Yani No. 12 Makassar

Bertindak sebagai PENJUAL atau PIHAK PERTAMA

Nama Perusahaan           :               PT. Intan Mutiara

Nama    :               Nelma Kharisma

Pekerjaan           :               Wiraswasta

KTP        :               783247237529001

Dalam perihal ini melakukan tindakan untuk atas nama diri sendiri atau Kuasa Pihak Kedua maupun perusahaan dalam belanja Emas Batangan/ Logam Mulia (Au). Selanjutnya disebut sebagai pihak Kedua atau Pembeli.

Pihak Pertama dan Pihak Kedua secara bersama dalam perihal ini disebut Para Pihak.

MENYEPAKATI:

Pihak Pertama menjamin Logam Mulia (AU) yang dijual bukan barang punya masalah barang curian, hasil perampokan atau hasil dari kejahatan, tetapi merupakan barang Legal mampu dijual belikan bebas ke negara manapun atau kepada Pihak Kedua manapun baik di dalam negeri maupun diluar negeri.

Dimana, Pihak Kedua tunjukkan bersama penuh tanggung jawab berdasarkan hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia, bahwa kuasa dan kesanggupan pembelian dan pembayaran komoditas Emas Batangan/ Logam Mulia (Au) yang dimaksud adalah hak kuasa dan kesanggupan perlu Pihak Kedua bersama kondisi dana yang bersih, bebas dari tindakan pidana maupun perdata.

Pihak pertama dan Pihak Kedua menyepakati tata cara pembayaran lewat CASH pertransaksi.berlaku kontrak sebanyak sedikitnya selama 1 Tahun, bersama transaksi sesuai PO dari Pihak Kedua.

Dalam mengawali transaksi ke-2 belah pihak sepakat melaksanakan transaksi sampel/test case sebanyak 2Kg atau lebih bersama Harga Rp 550.000.000,- tanpa diskon. (Tidak wajib) Kesepakatan ini berlaku setelah dilaksanakan Penanda tanganan dan Legalisasi Kontrak.

Selanjutnya dilaksanakan Penerbitan DEPOSITO berjangka maksimal 1 bulan dari BANK MANDIRI (Nominal sejumlah harga quality dalam 1 minggu)dan mengeluarkan Surat Pembelian (PO) transaksi.

Dalam perihal ini Para Pihak untuk melaksanakan transaksi Jual-Beli Emas Batangan / Logam Mulia (Au) yang dimaksud bersama nyata-nyata dan berkomitmen yang mampu dipertanggung

jawabkan secara musyawarah maupun hukum yang berlaku secara musyawarah di Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana telat diatur dalam pasal-pasal selanjutnya ini.

  1. KESEPAKATAN

Perjanjian yang tercantum dalam kontrak ini merupakan suatu satu kesatuan yang tidak mampu dipisahkan dari pra-perjanjian, perjanjian jadwal / volume, dan Surat Pemesanan (PO) Transaksi Emas Batangan serta perjanjian Komisi Mediator.

  1. KOMODITAS

Emas Murni 24 Karat / Logam Mulia (Au) bersama kondisi sebagai selanjutnya :

2.1 Kadar Kemurnian :99.95% Up (24 Karat)

2.1 Kuantitas Transaksi :250-500KG/Minggu

2.3 Bentuk : Bar atau Batangan bersama berat 1000gram (1Kg)

2.4 Hallmark : Polos / Non Hallmark dan Internasional Hallmark.

  1. HARGA DAN DISKONTO

3.1 Para Pihak bahwa harga per kilo yang ditentukan adalah harga terhadap Real Trade Indonesia (RTI)/LBMA GOLD terhadap hari transaksi yang sudah ditentukan baik secara satu kali angkatan maupun bertahap.

3.2 Diskon yang disepakati untuk harga per kilo adalah sebesar 6% (Enam Persen) dari harga Real Trade Indonesia (RTI)/LMBA terhadap hari pembayaran dan pengambilan Emas Batangan / Logam Mulia (Au)

63.3 Para Pihak sepakat perincian bantuan keseluruhan diskonto 6% diskon diaturkan sebagai berikut:

Cash back untuk End Buyer (Official Buyer) sebesar 5 persen dan mediasi 1% untuk mediasi (tunai).

  1. URUTAN TRANSAKSI

4.1 Para Pihak sepakat bersama seluruh formalitas yang tersedia dan kesepakatan yang dituangkan dalam perjanjian Jual Beli ini. Para Pihak bersama penuh tanggung jawab menandatangani perjanjian kontrak Jual Beli Emas Batangan / Logam Mulia (Au) ini.

4.2 Pihak Kedua mesti menerbitkan DEPOSITO berjangka maksimal 1 bulam dari BANK MANDIRI .

4.3 Pihak Kedua mengakses PO (Surat Pembelian) kepada Pihak Pertama

4.4 Menyerahkan bukti DEPOSIT BANK MANDIRI berjangka maksimal 1 bulan yang asli bersama sejumlah nilai transaksi yang di inginkan kepada Pihak Bank Mandiri untuk disimpan di Deposite Box sebagai bukti jaminan

4.5 Pihak Kedua seutuhnya menyanggupi pembayaran kepada Pihak Pertama bersama pembayaran bersama CASH senilai (equivalent) bersama jumlah yang dipesan dalam dokumen pemesanan (Purchase Order/PO)

4.6 Maka bersama tempo kala maksimal 10 hari transaksi akan dilaksanakan ditempat yang sudah disepakati bersama.

4.7 Pihak Kedua WAJIB melaksanakan pengetesan bersama menguji kandungan dan tingkat kemurnian Logam Mulia (Au) baik membawa Alat Test sendiri atau alat Assayer pihak lain.

4.8 Bilamana lulus test kemurnian dan kandungan yang sudah disepakati maka Pihak Kedua mesti untuk melaksanakan pembayaran bersama CASH kepada Pihak Pertama.

  1. HAK DAN KEWAJIBAN

5.1 Pihak Pertama punya tugas kewajiban dan tanggungjawab menyiapkan Logam Mulia (Au) sesuai bersama volume kontrak payung yang disepakati.

5.2 Pihak Kedua Wajib untuk menerbitkan DEPOSITO berjangka Maksimal 1 bulan di

BANK MANDIRI atas nama Pihak Kedua.

5.3 Pihak Kedua Wajib untuk menaruh SERTIFIKAT DEPOSITO selanjutnya di Deposit Box BANK MANDIRI atas nama Pihak Kedua.

5.4 Pihak Peratama tidak akan terima segala wujud komplain dari pihak Kedua mengenai berat, kandungan maupun kualitas dari Emas Batangan / Logam Mulia (Au) yang sudah diserah terimakan setelah surat serah terima ditandatanggani oleh Para Pihak.

5.5 Setelah surat serah terima ditandatangani oleh Pihak Kedua, Pihak Pertama tidak akan bertanggung jawab atas segala wujud tuntutan dan gugatan pidana maupun perdata yang mengenai bersama Emas Batangan / Logam Mulia (Au)yang sudah diserah terimakan kepada Pihak Kedua yang mampu datang dari

pihak manpun.

5.6 Pihak Kedua menyetujui untuk melaksanakan pembayaran bersama CASH setelah melaksanakan kontrol Logam Mulia (Au) bersama lulus uji dan test lewat assayer yang dibawa oleh pihak kedua.

  1. FORCE MAJEURE

Yang dimaksud Force Majeure dalam perjanjian ini adalah moment yang terjadi diluar kapabilitas manusia, seperti: Peristiwa bencana alam, Tanah Longsor, Tsunami, Hujan Badai, Banjir Bandang, Peristiwa Politik, Sosial, Ekonomi seperti: Perang, Krisis global,

ekonomi moneter, Demo massa, Pemogokan buruh, kudeta, Peraturan Pemerintah, Undang-undang dan keputusan lain yang terjadi diluar kapabilitas manusia, tetapi berpengaruh terhadap jalinan kerjasama PARA PIHAK Untuk moment Force Majeure

tidak dikenakan sanksi dalam wujud dan karakter apapun.

Peristiwa Force Majeure dinyatakan sah dan diterima sekiranya selambat-lambatnya 3 (tiga) hari setelah terjadi moment Force Majeure tersedia pemberitahuan tercantum disertai surat keterangan pejabat instansi berkenaan yang menyatakan sudah terjadi peristiwa

Force Majeure. Setelah lewat jangka kala tersebut, tidak tersedia pemberitahuaan secara tertulis, diakui tidak terjadi moment Force Majeure.

  1. KONFIRMASI HARI DAN WAKTU TRANSAKSI

Para Pihak sepakat bahwa kala transaksi dan pengetesan akan dilaksanakan di Jakarta sesuai Surat Pemesanan (PO) terhadap 3 (hari) hari di awalnya dan Dana yang disiapkan sedikitnya per minggu transaksi dari Pihak Kedua.

  1. PERSELISIHAN PAHAM DAN PENYELESAIAN

8.1 Perselisihan jelas yang timbul sebagai akibat dibuatnya perjanjian ini, disetujui diselesaikan secara musyawarah menuju mufakat, adapun hasilnya dituangkan dalam perjanjian tersendiri, tetapi jadi bagian tidak terpisahkan dari perjanjian ini.

8.2 Apabila hasil musyawarah tidak mampu memuaskan ke-2 belah pihak, para pihak sepakat untuk selesaikan perselisihan jelas selanjutnya di Lembaga Hukum yang berwenang dan berdomisili selalu yakni di Kantor Pengadilan Negeri dan Perjanjian ini dibikin dan ditandatangani olehpara pihak.

8.3 Adanya kepastian hukum disetujui para pihak sebagai ketentuan yang adil, yang mesti dan mesti dilaksanakan oleh para pihak.

8.4 Para pihak punya hak yang mirip untuk menunjuk kuasa hukum sesuai domisili tiap-tiap pihak, untuk mewakili keperluan para pihak dalam selesaikan perselisihan jelas yang terjadi di antara para pihak.

8.5 Apabila dalam sistem penyelesaian perselisihan jelas timbul cost atau ongkos, para pihak sepakat cost atau cost selanjutnya jadi beban tanggung jawab tiap-tiap pihak secara proporsional.

  1. PERJANJIAN TAMBAHAN (ADDENDUM)

9.1 Hal-hal yang diakui perlu, atau kalau terkandung perubahan materi atau isi perjanjian materi atau isi perjanjian disepakati oleh para pihak, dituangkan dalam perjanjian tambahan atau addendum, yang akan jadi bagian tidak terpisahkan dari perjanjian ini.

9.2 perjanjian tambahan atau addendum diakui sah menurut hukum, sekiranya sudah ditandatanggani oleh para pihak diatas materai cukup dan dilegalisir Notaris.

9.3 Kerahasiaan dalam kontrak / transaksi ini mesti dihormati oleh Para Pihak juga Pihak Mediator terkait. Para Pihak dan Mediator tidak akan mengakses Info transaksi ini kepada siapapun , baik selama era sistem negosiasi maupun kala transaksi terjadi hingga dinyatakan selesai.

  1. MEDIATOR / SAKSI

Saksi (dalam perihal ini Mediator) sudah jelas persetujuan perjanjian ini, yang ditandatangani oleh Para Pihak yang mengenai terhadap hari dan tanggal ini dan menyaksikan bahwa Semua Pihak sudah menyetujui syarat dan kondisi yang

berhubungan bersama perjanjian ini.

Komisi Pihak Mediator yang dicantumkan terhadap dokumen terpisah yang di sajikan oleh Pihak Penjual sudah sesuai bersama kesepakatan bersama, dan dokumen selanjutnya mesti dihormati dan oleh Pihak Pembeli dan Pihak Penjual.

  1. LAIN-LAIN DAN PENUTUP

11.1 Perjanjian ini dibikin dan ditandatanggani oleh para pihak diatas materai cukup disaksikan para saksi ke-2 belah pihak dan dibikin rangkap dua, lantas dilegalisir Notaris. Selanjutnya tiap-tiap pihak terima 1 (satu) set Surat Perjanjian yang punya dasar kapabilitas hukum yang mirip sebagai pokok

dasar dan pedoman dalam melaksanakan perjanjian ini.

11.2 Perjanjian ini ditandatangani oleh para pihak bersama para saksi para pihak, dalam kondisi sehat, tanpa unsur paksaan, disertai itikad baik untuk tidak saling merugikan.

11.3 Perjanjian ini bersifat mengikat para pihak dan para saksi ke-2 belah pihak hingga transaksi menjual membeli Logam Mulia(Au) sejumlah kontrak payung selesai dilaksanakan.

11.4 Para Pihak mampu melanjutkan transaksi menjual membeli Logam Mulia (Au), setelah transaksi menjual membeli Logam Mulia (Au) yang berkenaan dalam perjanjian ini selesai dilaksanakan. Untuk itu para pihak sepakat dibikin perjanjian sendiri bersama kriteria dan ketentuan yang sesuai terhadap kala transaksi menjual membeli Logam Mulia (Au) dilakukan.

11.5 Para pihak dan PARA SAKSI terima 1 (satu) set surat perjanjian yang punya dasar kapabilitas hukum yang mirip sebagai pokok dasar dan pedoman dalam melaksanakan perjanjian ini.

11.6 perjanjian ini tidak mampu dibatalkan secara sepihak tanpa sepengetahuan dan persetujuan para pihak, kalau tidak benar satu pihak melaksanakan tindak oneprestasi.

11.7 perjanjian ini tidak mampu dijadikan jaminan kepada pihak ketiga dan penyalah gunaan maksud dan obyek perjanjian jadi tanggung jawab yang melaksanakan penyalah gunaan perjanjian ini.

11.8 Para pihak dan para saksi ke-2 belah pihak berkewajiban dan bertanggung jawab atas kerahasiaan isi perjanjian ini dari pihak-pihak yang tidak berkepentingan.

DISAHKAN

Perjanjian Jual – membeli Emas Batangan / Logam Mulia (Au) ini dibikin rangkap(2), tiap-tiap pihak memegang satu (1) salinan asli dan efisien setelah ditanda tangani diatas materai dan disaksikan oleh para saksi-saksi, maka perihal selanjutnya sudah dimengerti, disepakati dan sah ditandatangani.

PIHAK PERTAMA              PIHAK KEDUA

 

Ilham Hidayat    Nelma Kharisma

Para saksi:

SAKSI PIHAK PERTAMA SAKSI PIHAK KEDUA

(…………………….……………) (……………………………… )

PIHAK KETIGA

(……………………………………)

 

Baca Juga: