Data dan Skala Pengukuran

Data dan Skala Pengukuran

Data dan Skala Pengukuran

Data dan Skala Pengukuran
Data dan Skala Pengukuran

Pengertian Data

Data merupakan kumpulan fakta atau angka atau segala sesuatu yang dapat dipercaya kebenarannya sehingga dapat digunakan sebagai dasar penarikan kesimpulan.
Kualitas kue ditentukan oleh bahan dasar dan cara memasaknya. Demikian halnya, kualitas kesimpulan penelitian ditentukan oleh data (bahan dasar) dan teknik analisis dan penyajiannya.

Karakteristik Data

  • Elemen atau Unsur, Serangkaian data memiliki elemen. Masing-masing elemen memiliki karakteristik.
  • Variabel adalah karakteristik atau ciri khas elemen yang menjadi perhatian dan memiliki nilai-nilai yang berbeda.
  • Kasusadalah informasi yang menyangkut seluruh variabel dari suatu elemen tertentu.
  • Observasi, Observasi adalah hasil pengamatan tertentu.

contoh karakteritik data

contoh karakteritik data

Pengelompokan Data

Berdasarkan Sumber Data

Data Primer

Data yang langsung dikumpulkan oleh peneliti sendiri. Terdapat beberapa metode pengumpulan data primer, antara lain:

  • Wawancara langsung dengan responden.
  • Wawancara tak langsung (melalui informan) → penelitian tentang dampak minuman keras (peneliti mungkin kesulitan bertemu langsung dengan pemakai, jadi ia mungkin menghubungi tetangga, penjual miras, teman teman si pemabuk).
  • Dengan menggunakan angket (yang disebar atau melalui pos)

Data Sekunder

Data yang dikutip dari sumber dokumentasi.

  1. Sumber data sekunder yang dipublikasi (data harga saham, harga komoditas dari surat khabar, majalah atau media elektronik)
  2. Sumber data sekunder yang tak dipublikasi (arsip pemerintah, lembagalembag penelitian, dsb.)

Berdasarkan Penampilan

Data Kualitatif

Data yang dinyatakan dalam bentuk non-angka/non-numerik atau biasa juga disebut atribut. Dalam istilah komputer disebut data bertipe string.

Data Kuantitatif

Data yang dinyatakan dalam bentuk angka (data numerik). Dalam komputer
dikenal sebagai data numeric. Data kuantitatif dikelompokkan menjadi dua, yaitu:

  • Data diskrit: data kuantitatif diskrit adalah data hasil pencacahan dan berupa bilangan bulat (dalam komputer dikenal sebagai integer).
  • Data kontinyu: data kuantitatif diskrit adalah data hasil proses pengukura dan dapat berupa bilangan pecahan (bilangan real).

Berdasarkan Skala

Data Nominal

  • Dibedakan dalam kategori tanpa memperhatikan urutan.
  • Satu pengukuran hanya menghasilkan satu-satunya kategori.
  • Setiap kategori dianggap sama (tanpa tingkatan).
  • Data paling ‘rendah’ dalam level pengukuran data.
  • Tak bisa dioperasikan secara matematis.

Contoh:

  • Jenis kelamin
  • Data alamat
  • Jenis sabun
  • Tanggal/Tempat lahir
  • Suku
  • Agama

Data Ordinal

  • Dibedakan dalam kategori berdasarkan urutan.
  • Memiliki tingkatan data.
  • Lebih ‘tinggi’ dibanding data nominal dalam level pengukuran data.
  • Tak bisa dioperasikan secara matematis.

Contoh:

  • Ranking kelas I, II, III
  • Tingkat senioritas pegawai
  • Ranking juara I, II, III
  • Status sosial (kaya, sedang, miskin)
  • Tingkat kepangkatan ü Tingkat pengetahuan

Data Interval

  • Urutan bertingkat dan dapat dikuantifikasi (diberi nilai)
  • Memiliki interval tertentu
  • Lebih ‘tinggi’ dibanding data ordinal dalam level pengukuran data
  • Dapat dianalisis dengan uji statistik parametrik.

Sumber : https://www.diigo.com/item/note/74×26/8ynw?k=9072c7a4088b191c804b344e4914fd0a