Kuota Penerima Bidikmisi di Sumbar Berkurang

Kuota Penerima Bidikmisi di Sumbar Berkurang

Kuota Penerima Bidikmisi di Sumbar Berkurang

Kuota Penerima Bidikmisi di Sumbar Berkurang

Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) 2018 se-Indonesia akan dimulai tanggal 26-27 April mendatang. Pendaftarannya dilakukan secara online berupa Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) dengan cara mengakses http//pendaftaran.sbmptn.ac.id.

Untuk Sumatera Barat (Sumbar) ada tiga kampus yang akan menjadi panitia lokal.

Masing-masing, Universitas Andalas (Unand), Universitas Negeri Padang (UNP) dan Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang. Sedikitnya, tiga kampus ini menyediakan kuato hampir 15 ribu kursi untuk mahasiswa baru.

Kuota untuk Unand mencapai 5.500 orang. UNP sebanyak 8.001 orang dan 1.100 mahasiswa untuk ISI Padang Panjang. “Jumlah yang diterima Unand sama dengan tahun sebelumnya. Tapi, jumlah penerima beasiswa Bidikmisi yang berkurang,” terang Rektor Universitas Andalas Tafdil Husni pada JawaPos.com, Minggu (8/4).

Ia melanjutkan, perubahan terjadi pada jumlah kuota penerima Bidikmisi. Tahun

2018 ini, kuota Bidikmisi untuk Unand hanya untuk 760 orang mahasiswa. Sedangkan tahun lalu, penerima Bidikmisi mencapai 1.100 orang.

“Sementara, jumlah yang ditetapkan Kementerian Ristek Dikti sebesar itu. Kita belum tau, apakah kedepan ada tambahan,” terang profesor Tafdil.

Sementara itu, kampus UNP hanya mendapat jatah beasiswa Bidikmisi sebanyak 1.300 orang dan ISI Padang Panjang sebanyak 143 mahasiswa.

Rektor UNP Ganefri mengatakan, tahun lalu Sumbar menjadi pengusul terbanyak

program Bidikmisi. Jumlahnya bahkan hingga 10 ribu orang. Namun, meski layak menerima, keterbatasan kuota tetap menjadi kendala.

“Kita berharap, ini menjadi perhatian pemerintah. Sehingga, siswa berprestasi tapi kurang mampu dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi,” kata Ganefri.

 

Sumber :

https://jeffmatsuda.com/kata-ulang/