Manfaat Daun Katuk buat Kesehatan

Daun katuk tersusun selang-seling dalam satu tangkai, berbentuk lonjong sampai bulat dengan panjang 2,lima centimeter dan lebar 1,25 – 3 centimeter. Bunga daun katuk berbentuk tunggal berkelompok 3 menggunakan butir bertangkai panjang 1,25 cm.

Tanaman ini bisa diperbanyak dengan stek berdasarkan btg yang sudah berkayu. Zat dan senyawa yang terkandung di dalamnya meliputi protein, lemak, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin (A, B, C), pirolidinon, dan metil piroglutamat dan p-dodesilfenol menjadi komponen minor. Selain itu, terkandung juga tenaga, hidrat arang, serat, abu, kalsium, karoten, & air.

Berhubung daun katuk adalah satu-satunya tanaman lokal yang memiliki kadar klorofil tinggi, maka pada dalamnya terkandung antioksidan dalam jumlah akbar yang sangat berguna buat mencegah radikal bebas & mencegah penuaan dini.

Manfaat Daun Katuk bagi Kesehatan Tubuh
Selain mencegah perkembangan radikal bebas, manfaat daun katuk lainnya, diantaranya:

1. Mengatasi anemia
Khasiat daun katuk yg pertama merupakan kemampuannya mengatasi kurang darah. Selain itu, daun kantuk dipercaya dapat mempertinggi efisiensi absorsi saluran pencernaan, mencegah kelelahan, dan menghambat terjadinya penyakit kronis pembuluh darah.

2. Meningkatkan daya tahan tubuh
Manfaat daun katuk lainnya adalah kemampuannya menyembuhkan bisul, menghilangkan darah kotor, serta menyembuhkan demam & influenza. Khasiat daun katuk itu diperoleh berdasarkan kandungan zat antioksidan yg paling tinggi di antara beberapa sayuran.

Selain itu, daun katuk mengandung banyak vitamin C (lebih tinggi dari jeruk juga jambu biji) yg sangat diperlukan oleh tubuh, termasuk buat menaikkan ketahanan tubuh, membangun kolagen, mengangkut lemak, mengatur tingkat kolesterol, menyembuhkan luka, dan menaikkan fungsi otak agar bekerja aporisma.

Tiga. Menjaga kesehatan mata
Manfaat daun katuk yang nir disangka merupakan kemampuannya mencegah penyakit mata, menaikkan pertumbuhan sel, dan menjaga kesehatan kulit–berkat kandungan vitamin A yg tinggi.

4. Meningkatkan vitalitas pria
Manfaat daun katuk mampu dirasakan terutama pada kaum laki-laki . Daun katuk dianggap membangkitkan vitalitas seks serta menaikkan kualitas & jumlah sperma, lantaran kaya senyawa fitokimia.

Lima. Menjaga kesehatan tulang
Khasiat daun katuk lainnya adalah kemampuannya buat menjaga kepadatan tulang. Karena kandungan kalsiumnya yg tinggi, daun katuk dianggap sanggup mencegah terjadinya osteoporosis.

6. Mengobati luka
Sebuah penelitian menyampaikan, manfaat daun katuk yg mampu dihasilkan merupakan mengobati luka pada permukaan kulit. Studi itu menemukan bahwa ekstrak daun katuk dapat menutup luka & membuat epilog luka lebih bertenaga.

7. Memperlancar ASI
Seperti telah dijelaskan sebelumnya, manfaat daun katuk sangat bermanfaat bagi wanita yang sedang menyusui. Sebuah penelitian mengungkapkan, bahwa daun katuk dapat mempertinggi ekspresi gen prolaktin & oksitosin pada tikus yang menyusui. Perlu diketahui bahwa prolaktin dan oksitosin merupakan dua hormon yg memengaruhi produksi ASI.

Selain itu, khasiat daun katuk bagi bunda menyusui juga terkait menggunakan kandungan galactagogue yg ada di dalamnya. Galactogogue adalah senyawa yg dapat memicu peningkatan produksi ASI.

8. Cegah osteoporosis
Kalsium yg terkandung pada pada daun katuk relatif rupawan. Khasiat daun katuk cocok untuk dikonsumsi oleh wanita pada mencegah osteoporosis. Hingga 2,8% kalsium, zat besi kalium, bisa diolah sayur bayam.

9. Pengobatan influenza
Daun katuk mengandung efedrin yang sangat baik buat orang-orang yg menderita influenza. Khasiat daun katuk bisa mengatasi gejala penyakit seperti anemia karena kandungan zat besi yg relatif tinggi. Daun katuk yg mengandung efedrin, zat yg sangat bermanfaat buat pasien dengan influenza.

10. Baik buat bunda hamil
Seperti yg telah kita lihat pada atas, daun katuk memiliki senyawa kimia. Senyawa-senyawa ini, yang dianggap phytochemical memiliki khasiat sebagai obat. Ada tujuh senyawa kimia pada dalamnya yang merangsang pertumbuhan hormon steroid (progesteron, testosteron, estradiol, & glukokortiroid) dan senyawa eicosanoid. Apabila seseorang perempuan mengonsumsi daun katuk selama kehamilan maka senyawa aktif akan merangsang hormon perempuan .

Baca Juga: