Mendikbud Minta Perploncoan Ganti Program Kakak Asuh

Mendikbud Minta Perploncoan Ganti Program Kakak Asuh

Mendikbud Minta Perploncoan Ganti Program Kakak Asuh

Mendikbud Minta Perploncoan Ganti Program Kakak Asuh
Mendikbud Minta Perploncoan Ganti Program Kakak Asuh

Tindakan kekerasan kepada siswa-siswa baru diduga banyak terjadi dalam masa

orientasi sekolah (MOS) di berbagai tempat. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy meminta pengawasan program MOS atau masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) diperketat.

Instruksi Muhadjir tersebut juga menyusul kasus meninggalnya Delwyn Berli

Juliandro, 14, siswa SMA Taruna Indonesia Kota Palembang, Sabtu (13/7) lalu. Berli diduga menjadi korban kekerasan seniornya karena sempat mengalami kejang-kejang dan pingsan saat mengikuti rangkaian MOS pada Jumat (12/7) malam. Dari keterangan keluarga korban, di tubuh Berli juga terlihat banyak luka lebam.

Mendikbud menegaskan tidak boleh ada perploncoan pada MPLS. Dia juga

mendorong siswa senior bisa menjadi kakak asuh untuk memperkenalkan lingkungan sekolah kepada adik kelasnya. Mendikbud berharap di setiap sekolah memiliki program kakak asuh agar siswa senior bisa mendampingi siswa baru pada MPLS ini.

 

Baca Juga :