Metode guna Melatih Anak Bercerita

Jadi, bagaimana teknik melatih anak bercerita yang tepat? Ada lima (5) cara yang sesuai di bawah ini:

>> Gunakan bahasa simpel dan kalimat pendek secara berkala.

Salah satu teknik termudah ialah menanyakan situasi terakhir anak. Tentu saja, pakai bahasa yang tidak susah. Kalimatnya juga tidak boleh terlalu panjang. Contoh: “Sudah santap belum?”, “Adik lapar?”, atau “Tadi di sekolah ngapain aja?”

Anak kecil sangat semangat ditanya mengenai diri mereka. Biarkan mereka bercerita sepuasnya, terutama tentang hal-hal yang mereka suka. Contoh: rekan baru mereka baik atau guru menyuruh mereka bermain.

>> Membacakan kitab cerita yang unik dan mengajarkan mereka untuk menyimak sendiri.

Metode ini memerlukan kesabaran. Jangan berkecil hati bila si kecil cepat bosan. Gantilah dengan metode beda yang barangkali lebih menyenangkan.

>> Mengajak si kecil berdendang bersama.

Bernyanyi sendiri sebetulnya adalahmetode bercerita dengan nada, irama, dan ucapan-ucapan berima. Bahkan, tidak sedikit buku kisah anak yang diciptakan seperti puisi, khususnya dengan akhir kalimat tidak jarang kali berbunyi sama.

>> Mengajak si kecil belajar menulis.

Bila anak telah berada dalam umur enam tahun ke atas, seringkali mereka telah belajar mengenal huruf dan tulisan. Bahkan, mereka telah diajarkan teknik menulis dengan baik dan benar.

>> Menonton film yang sesuai dengan umur mereka.

Cara mengajar anak bercerita juga dapat dengan medium ini. Jangan melulu menyetel film namun tidak mempedulikan mereka pasif menonton. Justru, biarkan mereka bertanya-tanya bila penasaran dengan sejumlah tokoh di dalam film tersebut.

Sesudah menyaksikan film, orang tua dapat meminta anak untuk mengisahkan kembali isi kisah film itu. Bahkan, doronglah anak guna mulai berasumsi lebih jauh tentang sejumlah tokoh dalam film itu.

Sumber : http://chat.libimseti.cz/redir.py?www.pelajaran.co.id