Pembayaran Dengan Cek

Pembayaran Dengan Cek

Pembayaran Dengan Cek

Pembayaran Dengan Cek

Pada beberapa tempat saya melihat akuntan mencatat pembayaran menggunakan cek/giro mundur sebagai biaya dibayar dimuka dan berasumsi transaksi yang akan segera terjadi dianggap telah dilunasi. Apa hal ini benar ?…

Saya hanya ajukan beberapa  pertanyaan :

  1. Biaya dibayar dimuka adalah pembayaran yang dilakuan sebelum transaksi penyerahan barang/jasa terjadi!. Apakah dengan menerbitkan menyerahkan cek/Giro mundur berarti anda telah membayar transaksi yang baru akan terjadi tersebut. Ada yang jawab ya dan ada pula yang tidak.
  2. Apakah dengan menyerahkan cek/giro mundur uang anda yang ada di Bank berkurang. Semua menjawab belum.
  3. Apakah cek/Giro mundur anda dapat dicairkan sebelum tanggal yang anda tentukan. Jawabnya pasti tidak.
  4. Apakah dasar yang anda gunakan untuk menentukan tanggal efektif cek / giro mundur. Jawabnya bervariasi namun saya ringkas bahwa berkisar mulai dari tanggal kesepakatan penyerahan barang/jas sampai beberapa bulan sesudah penyerahan barang/Jasa.

Dari jawaban tersebut saya menyimpulkan bahwa cek/giro tersebut dapat diuangkan setelah transaksi penyerahan barang/Jasa terjadi sesuai tanggal efektif yang dicantumkan, artinya unsur pembayaran dimuka sama sekali tidak terpenuhi, Sehingga disimpulkan bahwa pembayaran dengan cek/giro mundur tidaklah termasuk kelompok biaya dibayar dimuka.

Jadi kelompok apa dong?…

Dalam hal ini saya hanya mengemukakan pendapat bahwa dalam akuntansi kita harus mencatat transaksi dengan melihat permasalahannya. Bagi rekan-rekan yang sependapat dengan jawaban bahwa dengan menyerahkan giro mundur diasumsikan transaksi yang akan terjadi telah dianggap lunas, itu adalah hak anda namun saya ingin menyampaikan berdasarkan dampak yang ditimbulkan oleh sebuah transaksi dengan melihat kondisi realnya.  Akuntansi bukanlah hafalan akan tetapi perlu pemahaman.

Dengan menyerahkan cek/giro mundur dana kita yang ada di bank baik secara fisik maupun kepemilikan sama sekali tidak berkurang, sehingga kita  sesungguhnya belum melakukan pembayaran.  Berbeda dengan cek/giro jatuh tempo sekalipun uang kita di bank secara fisik belum berkurang namun secara kepemilikan uang kita yang ada di bank telah berkurang. Artinya dengan menyerahkan cek/giro jatuh tempo berarti kita telah melakukan pembayaran.  Penyerahan cek/Giro jatuh tempo sebelum barang/ jasa kita terima adalah benar pembayaran dimuka terlepas dari permasalahan cek/giro telah diuangkan atau belum namun tentunya transaksi tidak kita pukul rata.

Karena cek/giro mundur sama sekali tidak merubah posisi keuangan, maka pengeluaran cek/giro tersebut haruslah merupakan bagian dari rekening kas. Terserah apa namanya sehingga bila kita menampilkan laporan keuangan pada saat itu total kas yang ada di bank adalah sama dengan jumlah dana yang kita miliki sekalipun nominalnya tidak selalu sama karena adanya giro dalam peredaran dan giro di tangan yang belum di uangkan.  Selanjutnya informasi tersebut dapat kita tampilkan melalui analisa saldo kas sehingga manajemen dapat menggunakan kas secara efisien.

Sumber : https://usgsprojects.org/