Pengertian Kerugian

Pengertian Kerugian

Pengertian Kerugian

Pengertian Kerugian
Pengertian Kerugian

Pembahasan

  1. Pengertian Kerugian

        Pengertian  kerugian   menurut  R. Setiawan,   adalah  kerugian nyata  yang terjadi karena wanprestasi. Adapun besarnya kerugian   ditentukan    dengan    membandingkan  keadaan  kekayaan   setelahwanprestasi  dengan keadaan jika sekiranya tidak terjadi wanprestasi

       Pengertian  kerugian yang lebih luas dikemukakan oleh Mr. J. H.Nieuwenhuis sebagaimana yang   diterjemahkan oleh Djasadin  Saragih,   pengertian kerugian adalah  berkurangnya  harta kekayaan pihak yang satu, yang disebabkan oleh perbuatan (melakukan ataumembiarkan) yang melanggar  norma oleh pihak yang lain. Yangdimaksud  dengan pelanggaran norma oleh Nieuwenhuis di  sini  adalahberupa wanprestasi dan perbuatan melawan hukum.

  1. Unsur-Unsur Ganti Rugi

Dalam    pasal   1246   KUHPerdata

menyebutkan :

“biaya,   rugi  dan  bunga  yang  oleh  si berpiutang boleh dituntutakan penggantiannya,  terdirilah  pada umumnya  atas  rugi  yang  telah dideritanya dan untung yang sedianya harus dapat dinikmatinya, dengan tak mengurangi pengecualian-pengecualian serta perubahan-perubahanyang akan disebut di bawah ini.”

Menurut Abdulkadir Muhammad, dari pasal 1246 KUHPerdata tersebut, dapat ditarik unsur-unsur ganti rugi adalah sebagai berikut :

(a) Ongkos-ongkos   atau biaya-biaya   yang telah dikeluarkan (cost),misalnya ongkos cetak, biaya meterai, biaya iklan.

(b)Kerugian karena kerusakan, kehilangan ata  barng kepunyaankreditur  akibat kelalaian debitur (damages).

(c) Bunga atau keuntungan yang diharapkan (interest).  Karena debitur lalai, kreditur kehilangan keutungan yang diharapkannya.

        Purwahid Patrik  lebih memperinci lagi unsur-unsur  kerugian.Menurut Patrik, kerugian terdiri dari dua unsur :

  1. a.Kerugianyang nyata diderita (damnum emergens) meliputi biaya danrugi
  2. Keutunganyang tidak peroleh (lucrum cessans) meliputi bunga.

     Kadang-kadang  kerugian hanya merupakan kerugian yang  dideritasaja, tetapi kadang-kadang   meliputi kedua-dua unsur tersebut.

  1. Sebab-Sebab Kerugian

       Dari pengertian  kerugian pada subbab sebelumnya dapat   kita lihat  bahwa kerugian adalah suatu pengertian   kausal, yakni    berkurangnya   harta    kekayaan (perubahan keadaan berkurangnyaharta kekayaan), dan diasumsikan  adanya suatu peristiwa  yang menimbulkan perubahan tersebut.   Syarat     untuk  menggeserkan kerugian  itu kepada  pihak lain oleh pihak

yang  dirugikan  adalah  bahwa  kerugian tersebut disebabkan  olehpelanggaran suatu norma oleh pihak lain tersebut.

Menurut  Nurhayati    Abas,    ganti kerugian harus memenuhi beberapasebab :

  1. a.Harus ada hubungan kausal
  2. Harusada adequate
  3. Wujud Ganti Rugi

       Pada  umumnya  ganti  rugi diperhitungkan  dalam  sejumlah  uangtertentu.  Hoge Raad malahan  berpendapat, bahwa penggantian”ongkos, kerugian, dan bunga” harus dituangkan dalam sejumlah uang tertentu. Namun jangan menjadi rancu; kreditur bisa saja menerimapenggantian in natura  dan membebaskan   debitur. Yang tidak dapatadalah bahwa debitur menuntut kreditur agar menerima  ganti rugidalam wujud lain daripada sejumlah uang.

        Pitlo   berpendapat    bahwa  undang-undang  kita tidakmemberikan dasar yang cukup  kuat untuk  kita  katakan, bahwa tuntutanganti rugi  hanya dapat dikemukakan dalam sejumlah uang tertentuAlasan  pokoknya sebenarnya adalah bahwa berpegang pada prinsipseperti

itu banyak kesulitan-kesulitan  dapat dihindarkan. Anehnya, kalau gantirugi itu berkaitan dengan onrechtmatige daad, maka syarat “dalam wujudsejumlah uang” tidak berlaku, karena Hoge  Raad  dalam kasus sepertiitu membenarkan tuntutan ganti rugi dalam wujud lain.

        Walaupun demikian hal itu tidak berarti, bahwa untuk setiaptuntutan  ganti rugi kreditur harus membuktikan  adanya kepentingan yang mempunyai  nilai  uang. Hal itu akan tampak sekali pada perikatan untuk tidak melakukan sesuatu, dimana pelanggarannya biasanya   menimbulkan kerugian yang sebenarnya tidak dapatdinilai dengan uang.

Sumber : https://41914110003.blog.mercubuana.ac.id/seva-mobil-bekas/