Port Standar Dan Kegunaan

Port Standar Dan Kegunaan

Ø  1-19, berbagai protokol, Sebagian banyak port ini tidak begitu di perlukan namun tidak dapat diganggu. Contohnya layanan echo(port 7) yang tidak boleh dikacaukan dengan program ping umum.
Ø  20 – FTP-DATA. “Active” koneksi FTP menggunakan dua port: 21 adalah port kontrol, dan 20 adalah tempat data yang masuk. FTP pasif tidak menggunakan port 20 sama sekali.
Ø  21 – Port server FTP yang digunakan oleh File Transfer Protocol. Ketika seseorang mengakses FTP server, maka ftp client secara default akan melakukan koneksi melalui port 21.
Ø  22 – SSH (Secure Shell), Port ini ini adalah port standar untuk SSH, biasanya diubah oleh pengelola server untuk alasan keamanan.
Ø  23 – Telnet server. Jika anda menjalankan server telnet maka port ini digunakan client telnet untuk hubungan dengan server telnet.
Ø  25 – SMTP, Simple Mail Transfer Protocol, atau port server mail, merupakan port standar yang digunakan dalam komunikasi pengiriman email antara sesama SMTP Server.

Ø  37 – Layanan Waktu, port built-in untuk layanan waktu.

Ø  53 – DNS, atau Domain Name Server port. Name Server menggunakan port ini, dan menjawab pertanyaan yang terkait dengan penerjamahan nama domain ke IP Address.
Ø  67 (UDP) – BOOTP, atau DHCP port (server). Kebutuhan akan Dynamic Addressing dilakukan melalui port ini.
Ø  68 (UDP) – BOOTP, atau DHCP port yang digunakan oleh client.
Ø  69 – tftp, atau Trivial File Transfer Protocol.
Ø  79 – Port Finger, digunakan untuk memberikan informasi tentang sistem, dan login pengguna.
Ø  80 – WWW atau HTTP port server web. Port yang paling umum digunakan di Internet.
Ø  81 – Port Web Server Alternatif, ketika port 80 diblok maka port 81 dapat digunakan sebagai port altenatif untuk melayani HTTP.
Ø  98 – Port Administrasi akses web Linuxconf port.
Ø  110 – POP3 Port, alias Post Office Protocol, port server pop mail. Apabila anda mengambil email yang tersimpan di server dapat menggunakan teknologi POP3 yang berjalan di port ini.
Ø  111 – sunrpc (Sun Remote Procedure Call) atau portmapper port. Digunakan oleh NFS (Network File System), NIS (Network Information Service), dan berbagai layanan terkait.
Ø  113 – identd atau auth port server. Kadang-kadang diperlukan, oleh beberapa layanan bentuk lama (seperti SMTP dan IRC) untuk melakukan validasi koneksi.
Ø  119 – NNTP atau Port yang digunakan oleh News Server, sudah sangat jarang digunakan.
Ø  123 – Network Time Protocol (NTP), port yang digunakan untuk sinkronisasi dengan server waktu di mana tingkat akurasi yang tinggi diperlukan.
Ø  137-139 – NetBIOS (SMB).
Ø  143 – IMAP, Interim Mail Access Protocol. Merupakan aplikasi yang memungkinkan kita membaca e-mail yang berada di server dari komputer di rumah / kantor kita, protokol ini sedikit berbeda dengan POP.
Ø  161 – SNMP, Simple Network Management Protocol. Lebih umum digunakan di router dan switch untuk memantau statistik dan tanda-tanda vital (keperluan monitoring).
Ø  177 – XDMCP, X Display Management Control Protocol untuk sambungan remoteke sebuah X server.
Ø  443 – HTTPS, HTTP yang aman (WWW) protokol di gunakan cukup lebar.
Ø  465 – SMTP atas SSL, protokol server email
Ø  512 (TCP) – exec adalah bagaimana menunjukkan di netstat. Sebenarnya nama yang tepat adalah rexec, untuk Remote Execution.
Ø  512 (UDP) – biff, protokol untuk mail pemberitahuan.
Ø  513 – Login, sebenarnya rlogin, alias Remote Login. Tidak ada hubungannya dengan standar / bin / login yang kita gunakan setiap kali kita log in.
Ø  514 (TCP) – Shell adalah nama panggilan, dan bagaimana netstat menunjukkan hal itu. Sebenarnya, rsh adalah aplikasi untuk “Remote Shell”. Seperti semua “r” perintah ini melemparkan kembali ke kindler, sangat halus.
Ø  514 (UDP) – Daemon syslog port, hanya digunakan untuk tujuan logging remote.
Ø  515 – lp atau mencetak port server.
Ø  587 – MSA, Mail Submission Agent. Sebuah protokol penanganan surat baru didukung oleh sebagian besar MTA’s (Mail Transfer Agent).
Ø  631 – CUPS (Daemon untuk keperluan printing), port yang melayani pengelolaan layanan berbasis web.
Ø  635 – Mountd, bagian dari NFS.
Ø  901 – SWAT, Samba Web Administration Tool port. Port yang digunakan oleh aplikasi pengelolaan SAMBA berbasis web.
Ø  993 – IMAP melalui SSL.
Ø  995 – POP melalui SSL.
Ø  1024 – Ini adalah port pertama yang merupakan Unprivileged port, yang ditugaskan secara dinamis oleh kernel untuk aplikasi apa pun yang memintanya. Aplikasi lain umumnya menggunakan port unprivileged di atas port 1024.
Ø  1080 – Socks Proxy Server.
Ø  1433 – MS SQL Port server.
Ø  2049 – NFSd, Network File Service Daemon port.
Ø  2082 – Port cPanel, port ini digunakan untuk aplikasi pengelolaan berbasis web yang disediakan oleh cpanel.
Ø  2095 – Port ini di gunakan untuk aplikasi webmail cpanel.
Ø  2086 – Port ini di gunakan untuk WHM, atau Web Host Manager cpanel.
Ø  3128 – Port server Proxy Squid.
Ø  3306 – Port server MySQL.