Regulasi Internet di Berbagai Negara

Regulasi Internet di Berbagai Negara

Regulasi Internet di Berbagai Negara

Regulasi Internet di Berbagai Negara

Negara-negara Eropa yang tergabung dalam Council of Europe Convention on Cybercrime (COECCC) merupakan salah satu contoh organisasi internasional yang bertujuan untuk melindungi masyarakat dari kejahatan di dunia maya, dengan mengadopsikan aturan yang tepat dan untuk meningkatkan kerjasama internasional dalam mewujudkan hal ini. Selain negara-negara di Amerika dan Eropa, banyak negara di Asia dan Timur Tengah menggunakan beragam kombinasi angka dari regulasi berbasis kode untuk memblokir material yang dianggap tidak pantas untuk dilihat oleh warga mereka. Cina dan Arab Saudi adalah dua contoh negara yang telah mencapai sukses tertinggi dalam mengatur akses internet warga negara mereka. India mengikuti pada tahun 2000, dengan mengeluarkan Information Technology Act, yang mengatur penggunaan teknologi informasi di negaranya. Negara lainnya di Asia juga turut melakukan hal yang sama, seperti Singapura yang mengeluarkan Electronic Transactions Act, Malaysia yang mengeluarkan Computer Crimes Act dan Digital Signature Act, serta Indonesia yang turut mengeluarkan UU ITE.

Pada tanggal 26-28 Januari 2010 lalu, diadakan workshop mengenai legislasi cybercrime di negara-negara ASEAN, yang dilaksanakan oleh Regional EU-ASEAN Dialogue Instrument (READI) dan didukung oleh EU-ASEAN Programme for Regional Integration Support (APRIS) di Manila, Filipina. Diharapkan dengan adanya workshop ini negara-negara ASEAN dapat memperkuat hukum atas kejahatan dunia maya, sejalan dengan standar hukum internasional. Walau belum menyelesaikan masalah saat ini secara tuntas, setidaknya hal ini bias memberikan titik terang untuk perbaikan regulasi yang ada atau pun akan dibuat, terkait penggunaan teknologi informasi.

Baca Juga :