Standar Kualifikasi Akademik

Standar Kualifikasi Akademik

Standar Kualifikasi Akademik
Standar Kualifikasi Akademik

Kompetensi profesional konselor dibangun melalui pengalaman praktek menerapkan kompetensi akademik yang terefleksikan dari kualifikasi akademik. Dengan demikian, standar kualifikasi akademik konselor adalah tamatan program pendidikan Sarjana (S1) Bimbingan dan Konseling dimana kualifikasi akademik dan Pendidikan Profesi Konselor (PPK) merupakan bagian yang tak terpisahkan dari proses pendidikan profesional konselor.

  1. Rincian Kompetensi Konselor

KOMPETENSI

SUB KOMPETENSI

  1. MEMILIKI SIKAP, NILAI, DAN DISPOSISI KEPRIBADIAN YANG MENDUKUNG

1. Beriman dan bertaqwa

kepada Tuhan YME

1.1 Menampilkan kepribadian yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

1.2 Konsisten dalam menjalankan kehidupan beragama dan toleran terhadap pemeluk agama lain

1.3 Berakhlak mulia dan berbudi pekerti luhur

2. Menghargai dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, individualitas dan kebebasan untuk memilih

2.1 Mengaplikasikan pandangan positif dan dinamis tentang manusia sebagai makhluk spiritual, bermoral, sosial, individual, dan berpotensi

2.2 Menghargai dan mengembangkan potensi positif konseli

2.3 Peduli terhadap kemaslahatan konseli

2.4 Menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia sesuai dengan hak asasinya.

2.5 Toleran terhadap permasalahan orang lain

2.6 Bersikap demokratis.

3. Menunjukkan integritas dan stabilitas kepribadian yang kuat

3.1 Menampilkan kepribadian dan perilaku yang terpuji (seperti jujur, sabar, ramah, dan konsisten )

3.2 Menampilkan emosi yang stabil.

3.3 Peka, bersikap empati, serta menghormati keragaman dan perubahan

3.4 Menampilkan toleransi tinggi terhadap individu yang menghadapi stres dan frustasi

4. Menampilkan kinerja berkualitas tinggi

4.1 Menampilkan tindakan yang cerdas, kreatif, inovatif, dan produktif

4.2 Bersemangat, berdisiplin, dan mandiri

4.3 Berpenampilan menarik dan menyenangkan

4.4 Berkomunikasi secara efektif

B. MEMAHAMI SECARA MENDALAM KONSELI YANG HENDAK DILAYANI

  1. Memahami perkembangan fisiologis dan psikologis serta perilaku konseli

1.1 Mengaplikasikan kaidah-kaidah perilaku manusia dan perkembangan fisik dan psikologis individu dalam upaya pendidikan pada umumnya dan dalam pepelayanan bimbingan dan konseling

1.2 Mengaplikasikan kaidah-kaidah kepribadian, individulaitas dan perbedaan individu dalam upaya pendidikan pada umumnya dan dalam pepelayanan bimbingan dan konseling.

1.3 Mengaplikasikan kaidah-kaidah kegiatan belajar dalam upaya pendidikan pada umumnya dan dalam pepelayanan bimbingan dan konseling.

1.4 Mengaplikasikan kaidah-kaidah keberbakatan dalam upaya pendidikan pada umumnya dan dalam pepelayanan bimbingan dan konseling.

1.5.Mengaplikasikan kaidah-kaidah kesehatan mental dalam upaya pepelayanan bimbingan dan konseling

2. Menguasai konsep dan praksis asesmen untuk memahami kondisi, masalah, dan kebutuhan konseli

2.1 Menguasai hakikat asesmen

2.2 Memilih teknik asesmen yang sesuai dengan kebutuhan pelayanan bimbingan dan konseling

2.3 Menyusun dan mengembangkan instrumen asesmen untuk keperluan bimbingan dan konseling

2.4 Mengadministrasikan asesmen untuk mengungkapkan masalah-masalah konseli.

2.5 Memilih dan mengadministrasikan teknik asesmen pengungkapan kemampuan dasar dan kecenderungan pribadi konseli.

2.6 Memilih dan mengadministrasikan instrumen untuk mengungkapkan kondisi aktual konseli berkaitan dengan lingkungan

2.7 Mengakses data dokumentasi tentang konseli dalam pepelayanan bimbingan dan konseling

2.8 Menggunakan hasil asesmen dalam pepelayanan bimbingan dan konseling dengan tepat

2.9 Menampilkan tanggung jawab profesional dalam praktik asesmen

C. MENGUASASI LANDASAN DAN KERANGKA TEORETIK BIMBINGAN DAN KONSELING

1. Menguasai teori dan praksis pendidikan

1.1 Menguasai ilmu pendidikan dan landasan keilmuannya

1.2 Menguasai konsep dasar dan mengimplementasikan prinsip-prinsip pendidikan dan proses pembelajaran

1.3 Menguasai landasan budaya dalam praksis pendidikan

2. Menguasai kerangka teoretik dan praksis bimbingan dan konseling

2.1 Memahami dan mengaplikasikan hakikat pepelayanan bimbingan dan konseling.

2.2 Memahami dan mengaplikasikan arah profesi bimbingan dan konseling.

2.3 Memahami dan mengaplikasikan dasar-dasar pepelayanan bimbingan dan konseling.

2.4 Memahami dan mengaplikasikan pepelayanan bimbingan dan konseling sesuai kondisi dan tuntutan wilayah kerja.

2.5 Memahami dan mengaplikasikan pendekatan /model/jenis pepelayanan dan kegiatan pendukung bimbingan dan konseling.

2.6 Menguasai dan mampu mengaplikasikan dalam praktik format pepelayanan bimbingan dan konseling.

3. Menguasai esensi pepelayanan bimbingan dan konseling dalam jalur, jenjang, dan jenis satuan pendidikan

3.1 Menguasai esensi bimbingan dan konseling pada satuan jalur pendidikan informal, formal dan non formal

3.2 Menguasai esensi bimbingan dan konseling pada satuan jenis pendidikan umum , kejuruan, dan agama

3.3 Menguasai esensi bimbingan dan konseling pada satuan jenjang pendidikan usia dini, dasar dan menengah

Sumber : https://aziritt.net/