Teknologi PGT-A Morulaivf Surabaya, Jamin Keberhasilan Bayi Tabung Hingga 98 Persen

Teknologi PGT-A Morulaivf Surabaya, Jamin Keberhasilan Bayi Tabung Hingga 98 Persen

Teknologi PGT-A Morulaivf Surabaya, Jamin Keberhasilan Bayi Tabung Hingga 98 Persen

Teknologi PGT-A Morulaivf Surabaya, Jamin Keberhasilan Bayi Tabung Hingga 98 Persen
Teknologi PGT-A Morulaivf Surabaya, Jamin Keberhasilan Bayi Tabung Hingga 98 Persen
Kebutuhan terhadap bayi tabung semakin hari semakin meningkat. Hal itu terlihat dari semakin banyaknya peminat bayi tabung di Tanah Air tetapi klinik bayi tabung sendiri hanya ada 36 klinik.  Kemajuan teknologi bayi tabung pun membuat warga Indonesia lebih memilih pergi ke luar negeri untuk program bayi tabung.
Namun kini National Hospital di Lontar Surabaya Barat memiliki Morulaivf yang mengklaim mampu memberikan garansi yang tinggi untuk kesuksesan bayi tabung. Alasannya morulaivf memiliki teknologi PGT-A atau Preimplantation GENETIC Testing for Aneuploidy. Teknologi PGT-A merupakan
pemeriksaan kromosom pada embrio dengan teknologi Next Generation Sequencing (NGS) yang dilakukan sebelum transfer embrio atau penanaman kembali embrio ke dalam rahim terbukti memberikan dampak positif bagi kesuksesan program bayi tabung.
“Memang tak ada yang jamin 100 persen setelah dilakukan PGT-A benih yang ditanam ke rahim akan tumbuh, tetapi lebih 98 persen menunjukkan tingkat ketepatan atau benih yang dimasukkan ke rahim tumbuh baik,” ungkap Dr dr Amang Surya P SpOG F-MAS, tim dokter morulaivf Surabaya, saat melaunching morulaivf Surabaya di National Hospital Surabaya, Minggu (1/9/2019).

Dikatakan, PGT-A dilakukan untuk banyak tujuan, tujuan utama adalah  untuk

meningkatkan keberhasilan kehamilan karena faktor embrio yang sehat menentukan kesuksesan kehamilan karena embrio punya peran 70 persen untuk keberhasilan kehamilan, jadi screening ini sangat penting. Tujuannya lainnya untuk menekan angka keguguran serta memecahkan masalah usia kehamilan dan masalah genetik pasangan.

“Jadi sebelum benih di tanam kami dapat melihat apakah kromosom hasil

pembuahan melalui bayi tabung ini sudah sempurna atau kurang bagus. Tetapi kami tidak bisa memenuhi keinginan pasangan yang pengen punya anak dengan kelamin tertentu, karena itu menyalahi aturan undang-undang di negara kita,”  sela Prof Arief Budiono PhD, yang juga tim dokter Morulaivf Surabaya.
Susunan kromoson yang kurang sempurna juga akan membuat bayi lahir cacat dan masalah kehamilan lainnya. Sehingga tak heran teknologi PGT-A atau di Malaysia dikenal dengan PGT-S ini sangat dicari pasangan yang ingin tingkat keberhasilan bayi tabung mereka tinggi.

“Sebelum teknologi PGT-A ini ada disini, kami mengirim benih untuk diuji

kromosomnya di Morulaivf Jakarta. Namun kini Morulaivf Surabaya tak hanya menangani pasien dari dalam negeri saja tetapi ada juga pasien kami yang dari luar negeri. Jadi daripada repot-repot medical holiday ke luar negeri lebih baik di Surabaya saja, tidak menghabiskan banyak waktu,” tambah dr Ali Mahmud SpOG (K) FER.