Tukar Mobil Innova dengan Mobil Cayla Bisa Kantongi Uang Hingga 100 Juta

Di tengah situasi sulit ketika pandemi virus Corona (COVID-19) masih melanda, tidak sedikit orang yang kehilangan penghasilan atau sampai dicukur gaji. Sementara keperluan di bulan Ramadan dan menjelang hari raya Idul Fitri tetap tinggi, memasarkan aset laksana mobil individu menjadi jalan guna mendapatkan suntikan dana.

President Director Mobil88 Halomoan Fischer menuliskan saat ini ada gejala unik ketika tidak sedikit orang memerlukan duit. Yaitu menukar mobil lamanya dengan mobil bekas pun tapi kelasnya di bawah.

Contohnya, terdapat konsumen yang menukar Toyota Innova dengan mobil LCGC Toyota Calya. Cara tersebut dilakukan supaya konsumen itu tetap mendapatkan duit dari memasarkan mobil lama dan melakukan pembelian mobil bekas yang di ruang belajar di bawahnya.

“Biasanya bila segmen menengah bawah motivasinya tukar mobilnya yang lebih di atas (ke mobil yang ruang belajar di bawahnya), downgrade. Motivasinya guna nyari cash lah ya. jadi istilahnya mobilnya dia awalnya Innova ditukar sama Calya,” kata Fischer dalam peluang tanya-jawab santai bareng wartawan melewati video conference.

“Jadi tersebut kan bisa kembalian lah ya, barangkali kira-kira Rp 100 juta bila Innova ke Calya, bila ke Avanza barangkali balik Rp 60-70 juta. Tukar downgrade,” tambahnya.

Meski begitu, menurut keterangan dari Fischer, masih terdapat masyarakat yang tetap melakukan pembelian mobil bekas. Terutama mereka yang memanfaatkan peluang harga murah mobil bekas di kondisi ini.

“Kalau menengah atas motivasinya beli ini ialah mereka merasa ini saatnya beli sebab murah. Yang barangkali tadinya contohnya Fortuner yang tahun 2018, tadinya mereka tetap pikir-pikir, begitu kini murah, nawarnya sih rada Afgan (sadis) nih, nawarnya rada dalam. Makanya anda ngelihatnya bahwa mereka tersebut ngerasa ini peluang, bahwa beli mobil harganya miring, bila tadinya andaikan budget-nya guna beli Fortuner 2016, eh dia coba-coba nawar, syukur-syukur dengan budget yang sama bisa Fortuner 2018,” kisah Fischer.

Saat situasi pandemi virus Corona laksana ini, menurut keterangan dari Fischer mobil-mobil bekas laksana Avanza-Xenia masih menjadi favorit. Selain tersebut mobil LCGC pun masih terdapat yang beli.

“Range Rp 100-150 atau bahkan dari Rp 80-150 juta. Range-nya itulah skrg. Sama sih pada ketika normal segitu pun sih, nggak terlalu tidak sedikit perubahan,” kata Fischer.

Tukar tambah serupa juga dapat dilakukan secara online melewati seva mobil bekas di seva.id.

Sumber :